Panggil lah aku gila..
karena pernah begitu
menyayangimu.
Tapi sungguh, aku bahkan
pernah menyayangimu tanpa perlu melihatmu
begini dan begitu.
Panggil lah aku gila..
karena pernah begitu
merindukanmu.
Tapi sungguh, aku bahkan
pernah merindukanmu tanpa perlu berusaha
begini dan begitu.
Rindu begitu saja..
Sayang begitu saja..
Mungkin aku memang sudah gila.
Kegilaan yang,
membuatku lebih menyukai hidupku sendiri.
Karena apa? Karena ada kamu di dalamnya.
Karena kamu duduk di sudut hati yang biasanya
sunyi.
Karena kamu terjaga di peluk rasa yang
biasanya terlupa..
Ya, karena ada kamu..
Hidupku terasa lebih
berwarna..
Warna kesukaanmu, bahkan bisa menjadi warna
kesukaanku tanpa alasan.
Mimpi-mimpimu, bahkan bisa masuk ke dalam
doaku tanpa kurencanakan.
Suka begitu saja..
Mendoakanmu begitu saja..
Tapi panggil lah aku gila..
karena pernah begitu
membencimu..
Tapi sungguh, aku bahkan pernah
memaafkanmu tanpa perlu alasan ini dan itu.
Tapi panggil lah aku gila..
karena pernah begitu
melukaimu..
Tapi sungguh, aku bahkan pernah
menangisimu tanpa perlu menyesali ini dan itu.
Maka panggil lah kita gila..
Karena bahkan kini
bisa bersikap seperti dua orang yang
tak pernah saling menyapa..
Tak pernah saling bercerita..
Tak pernah saling berjanji..
Tak pernah Saling ada..
*Panda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar