Hai masa lalu..
Bagaimana kabarmu?
Aku harap kamu baik-baik
saja seperti dulu saat aku selalu menangisimu
kau nampak begitu senang.
Aku dengar kau
mengharapkanku menangisimu lagi !?
Aku
tersenyum mendengar keinginanmu itu, karna
itu takan pernah aku lakukan lagi.
Hai masa lalu..
Ada beberapa hal yang harus kamu ketahui..
Karenamu aku meneteskan air mata, padahal
aku ingin tersenyum..
Karenamu aku banyak sia-siakan waktu hanya
untuk hal yang tidak berguna, padahal jika
tidak aku sia-siakan, waktu akan sangat
berpengaruh untuk kesuksesan hidupku..
Karenamu aku tidak merasakan keindahan
dunia disekelilingku, padahal jika aku
nikmati, alam ini memang begitu indah..
Karenamu saat aku sendiri selalu diiringi rasa
gelisah, padahal ketika aku sendiri
seharusnya aku gunakan untuk berkarya
dalam bidang yang aku sukai..
Tapi ada beberapa hal juga yang harus kamu
ketahui..
Karenamu aku dapat memetik pelajaran yang
berharga dalam hidupku, walaupun awalnya
aku hanya dapat memetik kesedihan darimu..
Karenamu aku bisa bangkit, walaupun
awalnya aku merasa terjatuh..
Karenamu aku dapat tersenyum, walaupun
awalnya aku menangis..
Dan Karenamu aku bisa lebih hati-hati dalam
menginjakkan langkah jalan hidupku,
walaupun awalnya aku terperosok pada suatu
lubang kesalahan...
Hai masa lalu..
Aku terlalu kuat untuk kau
hancurkan..
Kau salah memilih orang jika kau
mengharapkan aku selalu bersedih karenamu.
Lihatlah aku sekarang, aku lebih berani, lebih
damai, lebih menikmati hidup ini..
Carilah orang
lain yang bisa kau lumpuhkan..
Hai masa lalu..
Sebaiknya kita bersahabat saja..
Karena “Bersahabat dengan masa lalu” lebih
enak didengar daripada “Bermusuhan dengan
masa lalu”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar